Dosen Pascasarjana INSURI Ponorogo: Gen Z Dituntut Siap Berperan dalam Indonesia Emas 2045

29 September 2025 14:56
Dosen Pascasarjana INSURI Ponorogo: Gen Z Dituntut Siap Berperan dalam Indonesia Emas 2045
Oleh Admisi INSURI

Insurinews, 29 September 2025 - Dosen Pascasarjana INSURI Ponorogo yang juga Anggota DPR RI, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., menekankan pentingnya kontribusi nyata generasi muda, khususnya Gen Z, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut ia sampaikan dalam Seminar bertajuk “Peran Pemuda dalam Mewujudkan Toleransi dan Solidaritas Sosial di Masyarakat” yang berlangsung di Hall Maesa Hotel pada 28/9/25.

Dalam paparannya, Dr. Ali Mufthi menyinggung besarnya anggaran pendidikan nasional yang mencapai Rp780 tryliun. Namun dinilai masih menyisakan banyak persoalan. Menurutnya, kehadiran negara sejatinya untuk menjamin kesejahteraan rakyat, seperti yang diamanatkan di dalam pembukaan UUD 1945, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. Amanat tersebut memberi makna, akses ke masalah pangan dan pendidikan adalah sesuatu yang mutlak. Masalah harus hadir pada dua masalah tersebut.

“Saya mengalami masa sekolah dengan keterbatasan. Kadang berangkat tanpa sarapan, atau sekadar makan ketela atau nasi tiwul yang gizinya minim. Karena itu, sejak 1985 negara hadir lewat program swasembada pangan untuk memastikan anak bangsa bisa memperoleh makanan yang layak,” ungkapnya.

Seminar ini diprakarsai oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Atik Banowati, S.H. Usai prolog dari Dr. Ali Mufthi, sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Arik Dwijayanto, M.A., Dosen sekaligus Wakil Rektor III INSURI Ponorogo, yang membahas tentang partisipasi generasi Z dalam memperkuat toleransi dan solidaritas sosial. 

“Generasi Z memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Mereka tumbuh di era digital yang serba cepat, sehingga peran mereka dalam membangun budaya toleransi dan solidaritas harus lebih kreatif, adaptif, dan berkelanjutan. Tanpa kontribusi generasi muda, mimpi Indonesia Emas hanya akan menjadi wacana,” tegas Dr. Arik.

Acara ini diakhiri dengan dialog interaktif bersama peserta yang sebagian besar berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa dan pemuda di Ponorogo. Kehadiran tokoh politik dan akademisi dalam satu forum diharapkan mampu menumbuhkan optimisme sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa peran generasi muda sangat menentukan arah bangsa di masa depan.