Halaqah Penguatan Pesantren dan Perguruan Tinggi NU: Sinergi untuk Membangun Generasi
Insurinews, 15 Juli 2025 - Dalam upaya memperkuat peran pesantren dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai pilar penting pendidikan dan peradaban Islam di Indonesia, INSURI Ponorogo menyelenggarakan Halaqah Penguatan Pesantren dan Perguruan Tinggi NU pada Selasa, 15 Juli 2025, bertempat di Gedung D INSURI Ponorogo.
Halaqah ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu Dr. Idam Musthofa, M.Pd, Ketua PCNU Ponorogo, H. H. Iman Sukri, M.Hum anggota DPR-RI Komisi 13, serta Dwi Agus Prayitno, S.H., M.Si Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo. Acara dibuka oleh Rektor INSURI Prof. Dr. H. M. Suyudi, M.Ag dan dipandu oleh Dr. Ahmad Syafi'i, M.S.I, yang bertindak sebagai moderator.
Dr. Idam Musthofa menegaskan pentingnya kolaborasi antara pesantren, perguruan tinggi, dan pemangku kebijakan untuk menjawab tantangan zaman. “Pesantren dan perguruan tinggi NU harus bersinergi, berinovasi, dan beradaptasi agar mampu mencetak generasi yang tidak hanya berakhlak, tetapi juga siap berdaya saing di kancah global,” ujarnya.
H. Iman Sukri menyoroti dukungan legislatif untuk penguatan infrastruktur dan regulasi pendidikan pesantren. Ia menekankan bahwa DPR-RI melalui Komisi 13 berkomitmen mendorong kebijakan yang berpihak pada kemajuan lembaga-lembaga pendidikan berbasis NU.
Sementara itu, Dwi Agus Prayitno mengajak seluruh elemen daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Ponorogo, untuk bersama-sama mendukung pengembangan sarana prasarana dan program-program strategis pesantren dan kampus-kampus NU di Ponorogo.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan tanya jawab yang menggali ide-ide konstruktif. Halaqah ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya kebijakan, program, dan langkah nyata untuk menjadikan Ponorogo sebagai salah satu pusat pendidikan Islam modern berbasis pesantren dan perguruan tinggi NU yang unggul.
INSURI Ponorogo, sebagai tuan rumah, mendukung penuh agenda penguatan ini dengan membuka ruang kolaborasi lintas institusi.