Haul GusDur ke-15 dimeriahkan di kampus INSURI
Insurinews, 29 Januari 2024 - Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo menjadi tuan rumah Haul Gus Dur yang ke-15. Acara ini mengusung tema “Menajamkan Nurani Membela yang Lemah”, sebuah refleksi mendalam atas semangat dan ajaran almarhum KH. Abdurrahman Wahid, atau akrab disapa Gus Dur, yang dikenal sebagai tokoh pembela kaum marginal dan pejuang hak asasi manusia.
Acara haul ini tidak hanya dihadiri oleh keluarga dan penggemar Gus Dur, tetapi juga mengundang sejumlah tokoh lintas agama dari Ponorogo dan sekitarnya. Kehadiran mereka menandakan pentingnya dialog antar agama dan kerukunan sosial, sebuah nilai yang selalu diperjuangkan oleh Gus Dur semasa hidupnya. Dalam sambutannya, salah satu tokoh lintas agama menyatakan, “Kita harus terus meneguhkan komitmen kita untuk membela mereka yang lemah, sebagaimana yang dicontohkan oleh Gus Dur.”
Kegiatan ini dikoordinasi oleh komunitas Gusdurian Ponorogo, yang telah berkomitmen untuk meneruskan gagasan dan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur. Dalam rangkaian acara, panitia menyuguhkan refleksi akademik, diskusi interaktif, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh-tokoh agama. Semua peserta diajak untuk merenungkan kembali makna keadilan, persamaan hak, dan kepedulian sosial dalam masyarakat.
Sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, INSURI berperan aktif dalam membangun kesadaran akan pentingnya pengabdian kepada masyarakat. Civitas akademika INSURI menekankan pentingnya generasi muda untuk meneruskan warisan Gus Dur dengan membuat kontribusi nyata dalam membela yang lemah. “Kita adalah bagian dari perubahan yang ingin dibawa oleh Gus Dur. Mari kita teruskan semangatnya dalam tindakan sehari-hari,” ungkap Wakil Rektor III INSURI.
Haul Gusdur ke-15 di INSURI Ponorogo bukan hanya sekadar mengenang sosok Gus Dur, tetapi juga menjadi momentum bagi semua elemen masyarakat untuk bersatu dalam tujuan mulia membela dan menjaga hak-hak mereka yang tertindas. Dengan tema yang sangat relevan, acara ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang demi keadilan dan kemanusiaan, sebagaimana yang selalu ditekankan oleh Gus Dur. Kegiatan ini berhasil menggalang semangat persatuan dan membangun rasa kepedulian di antara masyarakat, memperkuat warisan Gus Dur untuk generasi yang akan datang.