INSURI Goes to School di Awal 2019

19 Maret 2019 15:33
INSURI Goes to School di Awal 2019
Oleh HUMAS INSURI

Ahad (17/02) Sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, INSURI Ponorogo terus berupaya mengaktualisasikan pilar-pilar tersebut di berbagai kegiatan. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk pilar Tri Darma Perguruan tinggi yang mempunyai jejaring dan jangkauan lebih luas. Kegiatan PKM INSURI yang berlangsung selama ini meliputi bakti sosial, penyuluhan, pembinaan spiritual keagamaan, konseling, akademik, dan lain sebagainya.

Memasuki bulan kedua di awal tahun 2019 ini, program PKM INSURI turut merambah ke dunia pendidikan. Sasaran program ini adalah siswa-siswi kelas XII MA/SMA/SMK di se eks-Madiun beserta wali muridnya. Program yang ditawarkan meliputi pendampingan keagamaan (istigatsah), motivasi siswa, dan kelas literasi. Untuk mewujudkan kegiatan tersebut, institusi harus menjalin kerjasama dengan sekolah dan madrasah yang hendak dituju. Kegiatan Istigatsah misalnya, siswa, guru, beserta wali muridnya diajak berdoa bersama yang difasilitasi sekolah/madrasah untuk kelancaran ujian nasional yang hendak dihadapi siswa-siswi kelas XII. Kemudian, kelas motivasi dengan wujud penguatan emosional, spiritual, dan akademik mahasiswa untuk tetap optimis menghadapi permasalahan hidup dan tantangan di masa depan. Kegiatan kelas literasi dengan mengenalkan dasar-dasar penulisan ilmiah seperti paper dan makalah, maupun penulisan sastra seperti cerpen dan novel.

Murdianto, selaku wakil rektor INSURI menjelaskan bahwa setiap kegiatan PKM harus diupayakan semaksimal mungkin agar masyarakat semakin merasakan eksistensi kampus INSURI sebagai insitusi pendidikan tinggi Islam yang berasas Ahlussunnah wal Jama’ah. Selain itu, Arik Dwijayanto selaku koordinator kegiatan mengungkap kegiatan ini akan terus berlanjut di bulan-bulan kemudian sesuai dengan program yang direncanakan. Jika kegiatan ini menuai respon posistif dan maksimal dari berbagai pihak, maka tidak menutup kemungkinan merambah lebih jauh lagi, imbuhnya.***