INSURI Ponorogo Gelar Kenduri Bersama, Awali Rangkaian Hari Santri 2025 dan Dies Maulidiyah ke-57
Insurinews, 11 Oktober 2025 - Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo mengawali rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri 2025 dan Dies Maulidiyah ke-57 dengan Kenduri Bersama Pimpinan dan Tenaga Kependidikan (Tendik) pada Kamis, 10 Oktober 2025. Acara penuh kekhidmatan tersebut digelar di Halaman Panggung INSURI Ponorogo dan dihadiri oleh jajaran pimpinan institut, dosen, dan tenaga kependidikan.
Kenduri bersama ini menjadi penanda dimulainya berbagai kegiatan yang akan berlangsung hingga puncak peringatan Hari Santri mendatang. Acara dibuka dengan pembacaan tahlil dan doa bersama oleh K.H Choirul Fatha M.Pd.I sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang INSURI Ponorogo dalam kiprahnya mencetak kader ulama, cendekiawan, dan pejuang dakwah di bumi reyog.
Dalam sambutannya, Rektor INSURI Ponorogo, Dr. Muhamad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan kenduri ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk memperingati hari santri
“Kenduri ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur. INSURI sudah 57 tahun berkhidmat untuk umat dan bangsa, dan semangat itu terus kami rawat melalui nilai-nilai pesantren yang menjadi ruh dari peringatan Hari Santri,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Setelah doa bersama, para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan menikmati hidangan kenduri secara lesehan di halaman panggung kampus. Kebersamaan ini menjadi cermin nilai ukhuwah yang terus dijaga di lingkungan INSURI Ponorogo.
Selain kenduri, akan ada berbagai kegiatan lain yang akan digelar dalam rangka memperingati dua momentum penting tersebut seperti seminar internasional hingga jalan sehat.
“Rangkaian kegiatan berikutnya mencakup seminar nasional, bazar, hingga jalan sehat. Semua kegiatan ini melibatkan civitas akademika dan ribuan santri” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, INSURI Ponorogo ingin menegaskan kembali peran penting lembaga pendidikan Islam dalam menjaga tradisi pesantren sekaligus mengembangkan inovasi keilmuan di era modern.