INSURI Ponorogo Gelar Workshop Branding & Digital Marketing untuk Perkuat Citra Kampus di Era Digital

18 Desember 2025 18:09
INSURI Ponorogo Gelar Workshop Branding & Digital Marketing untuk Perkuat Citra Kampus di Era Digital
Oleh Admisi INSURI

INSURI NEWS – Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo menyelenggarakan Workshop Branding & Digital Marketing sebagai upaya memperkuat citra kampus dan meningkatkan pemahaman civitas akademika terhadap pentingnya strategi digital di era modern. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 18 Desember 2025, bertempat di Ruang Aswaja INSURI Ponorogo dimulai sejak pukul 08.30 WIB.

Workshop ini menghadirkan Reyhan Naufal Zaki, Co-Founder Bertumbuh (Creative Digital Agency), sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika INSURI Ponorogo, serta mahasiswa perwakilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor INSURI Ponorogo, Dr. M. Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I. Dalam sambutannya, rektor menegaskan pentingnya penguatan wawasan keilmuan yang tidak terbatas pada ilmu agama semata.

“Kajian ini diharapkan memberikan manfaat untuk kita semua. Dalam kajian keilmuan tidak hanya ilmu agama, tapi juga ilmu lain seperti ilmu digital seperti ini penting,” ujar Dr. M. Asvin.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital, agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Reyhan Naufal Zaki menjelaskan bahwa digital marketing kini menjadi kebutuhan penting bagi lembaga, termasuk perguruan tinggi. Namun, menurutnya, keberhasilan strategi digital tidak bisa berdiri sendiri.

“Digital marketing ini menjadi sesuatu yang penting, tetapi turunannya adalah sistem, strategi, dan hal-hal pendukung lain juga harus mengikuti. Tidak hanya satu sisi saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Reyhan menekankan bahwa branding kampus merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

“Semua stakeholder harus berperan dalam branding kampus. Content targeting harus jelas, misalnya menyasar para pekerja secara spesifik. Leader-nya juga harus ‘ngartis’, agar terlihat oleh orang luar dan mampu menginfluence banyak orang,” ungkapnya.

Dalam sesi materi, Reyhan juga memaparkan berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan untuk penguatan branding, seperti media sosial, website, hingga konten berbasis visual dan video. Ia menjelaskan fungsi serta karakter masing-masing platform agar peserta dapat lebih memahami strategi pemanfaatan media digital secara efektif dan terarah.

Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat antusias menggali lebih dalam strategi branding dan digital marketing yang relevan dengan kebutuhan kampus dan organisasi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, INSURI Ponorogo berharap dapat membangun kesadaran kolektif akan pentingnya branding institusi berbasis digital, sekaligus mendorong seluruh elemen kampus untuk berperan aktif dalam memperkuat citra INSURI di tengah masyarakat luas.