International Guest Lecture Bahas Islam Sebagai Agama Persekutuan di Malaysia

14 Juli 2025 15:49
International Guest Lecture Bahas Islam Sebagai Agama Persekutuan di Malaysia
Oleh Admisi INSURI

Insurinews, 14 Juli 2025  — INSURI Ponorogo sukses menggelar kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan narasumber internasional, Dr. Lutfan bin Jaes dari dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Kegiatan ini mengangkat tema *“Islam sebagai Agama Persekutuan di Malaysia” dan berlangsung di Ruang Aswaja, Senin (14/7).

Dalam kesempatan ini, Dr. Lutfan memaparkan secara mendalam bagaimana Islam memainkan peran strategis sebagai agama persekutuan di Malaysia, tidak hanya dalam tataran keagamaan, tetapi juga dalam sistem hukum, pemerintahan, hingga dinamika sosial masyarakat multikultural.

Acara ini dipandu oleh Dr. Arik Dwijayanto, M.A., yang berperan sebagai moderator dan memandu jalannya diskusi. Peserta yang hadir, terdiri dari dosen, mahasiswa, dan tamu undangan, tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diskusi interaktif dan tanya jawab.

Menurut Dr. Lutfan, pemahaman terhadap posisi Islam sebagai agama persekutuan penting untuk dijadikan bahan perbandingan, khususnya bagi akademisi dan praktisi di Indonesia yang memiliki kondisi sosial keagamaan yang berbeda namun tetap multikultural.

“Melalui forum ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama riset dan pertukaran gagasan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam kajian keislaman kontemporer,” ujar Dr. Lutfan dalam paparannya.

Sementara itu, Dr. Arik Dwijayanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya internasionalisasi kampus dan memperluas wawasan global mahasiswa. “Mahasiswa perlu dibekali perspektif lintas negara agar mampu melihat isu-isu keagamaan dalam konteks global dan komparatif,” jelasnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata, sesi foto bersama, dan rencana tindak lanjut berupa kerja sama akademik antara INSURI Ponorogo dengan UTHM di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi positif antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam penguatan studi Islam dan multikulturalisme di era global.