Kick Off Hari Santri 2025 Dimulai dengan Pengajian Bersama Rektor INSURI Ponorogo

28 September 2025 09:04
Kick Off Hari Santri 2025 Dimulai dengan Pengajian  Bersama Rektor INSURI Ponorogo
Oleh Admisi INSURI

Insurinews, 28 September 2025 - Rangkaian peringatan Hari Santri 2025 resmi dimulai di Kabupaten Ponorogo melalui Ngaji Rutin Ahad Pon yang digelar di Masjid NU Ponorogo, Jalan Sultan Agung, Ahad (28/9/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah PCNU Ponorogo bekerja sama dengan Takmir Masjid NU, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hadir sebagai penceramah utama, Dr. K. Muhamad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I, Rektor IAI Sunan Giri (INSURI) Ponorogo Sekaligus Wakil Rais PCNU Ponorogo. Ribuan jamaah dari kalangan warga NU, santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum tampak memadati area masjid sejak pukul 05.30 WIB. Suasana semakin semarak dengan lantunan shalawat dari grup hadroh Habibatun Nabi Fatayat NU Ranting Paju.

Dalam pengajiannya, Dr. Asvin menyampaikan bahwa Hari Santri adalah momentum penting untuk meneguhkan peran santri di tengah masyarakat dan bangsa.

“Santri tidak hanya identik dengan mengaji di pesantren, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang beradab. Melalui semangat Hari Santri, kita ingin INSURI Ponorogo dan para santri di Ponorogo terus berkontribusi menjaga keutuhan bangsa serta menyiapkan diri menghadapi tantangan global,” tegasnya.

Ketua PCNU Ponorogo, Dr. Idam Mustofa, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi ruang kebangkitan santri untuk mengisi peran strategis di berbagai lini kehidupan.

“Santri masa kini tidak boleh hanya puas dengan tradisi belajar di pesantren. Mereka harus hadir sebagai agen perubahan, baik di dunia pendidikan, sosial, maupun kebangsaan. Ponorogo dengan kekuatan santrinya harus menjadi pionir dalam menjaga keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LDNU Ponorogo, AKBP (Purn) Bahrun Nasikhin, M.A., menekankan pentingnya penguatan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui LDNU, kami ingin memastikan dakwah di Ponorogo selalu adaptif dengan tantangan era digital, sekaligus tetap menjaga ruh tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah. Kick Off Hari Santri ini adalah awal dari langkah panjang menuju penguatan dakwah dan peran santri di tengah masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian agenda besar Hari Santri 2025 di Ponorogo yang akan berlangsung hingga puncak peringatan pada bulan Oktober.