LP2M INSURI Susun Pedoman Tata Kelola Jurnal untuk Perkuat Publikasi Ilmiah

09 Januari 2026 08:18
LP2M INSURI Susun Pedoman Tata Kelola Jurnal untuk Perkuat Publikasi Ilmiah
Oleh Admisi INSURI

INSURI NEWS - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Sunan Giri Ponorogo (INSURI) menggelar kegiatan penyusunan Pedoman Tata Kelola Jurnal pada 3–4 Januari 2026 bertempat di Villa Neza Sarangan. Kegiatan ini diikuti oleh 14 Ketua Editor Jurnal di lingkungan INSURI Ponorogo sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu dan keberlanjutan publikasi ilmiah institusi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua LP2M INSURI Ponorogo serta Wakil Rektor III INSURI Ponorogo yang membidangi kemahasiswaan dan kerjasama. Selama dua hari, para editor jurnal berdiskusi secara intensif untuk merumuskan pedoman yang komprehensif dan aplikatif bagi seluruh jurnal yang dikelola INSURI.

Pedoman tata kelola jurnal yang disusun memuat sejumlah poin strategis, di antaranya standarisasi jurnal ilmiah INSURI yang mencakup aspek manajemen editorial, proses peer review, etika publikasi, serta tata kelola berbasis sistem OJS. Selain itu, pedoman ini juga mengatur kedudukan, tugas, dan fungsi Omah Jurnal Sunan Giri (OJSG) sebagai pusat koordinasi dan pengembangan jurnal di lingkungan INSURI Ponorogo.

Ketua LP2M INSURI, Kandidat Doktor Tamrin Fathoni, M.Pd.I dalam pernyataannya menegaskan bahwa penyusunan pedoman ini merupakan kebutuhan mendesak.

“Pedoman tata kelola jurnal ini menjadi pijakan bersama agar seluruh jurnal di kampus INSURI memiliki standar yang sama, dikelola secara profesional, dan mampu meningkatkan kualitas serta visibilitas publikasi ilmiah dosen,” ujarnya.

Ia berharap, melalui pedoman ini, jurnal-jurnal Insuri dapat lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III INSURI Ponorogo, Dr. Arik Dwijayanto, M.A menyampaikan bahwa penguatan tata kelola jurnal merupakan bagian dari strategi institusi dalam membangun budaya akademik yang unggul.

“Jurnal ilmiah adalah wajah akademik perguruan tinggi. Dengan adanya pedoman ini, kami optimistis publikasi ilmiah Insuri akan semakin berkualitas dan berdampak luas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Publikasi Ilmiah sekaligus Koordinator Omah Jurnal Sunan Giri (OJSG) INSURI Ponorogo, Kandidat Doktor Khoirul Fathoni M.E, menekankan pentingnya pedoman ini sebagai acuan teknis yang menyatukan arah pengelolaan jurnal.

“OJSG akan berperan sebagai rumah koordinasi—mulai dari pendampingan editor, peningkatan kapasitas pengelola, hingga memastikan standar tata kelola berjalan konsisten di seluruh jurnal INSURI Ponorogo. Pedoman ini memudahkan kita bergerak dengan satu standar yang terukur,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, INSURI Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu penelitian dan publikasi ilmiah. Pedoman Tata Kelola Jurnal yang dihasilkan diharapkan menjadi acuan resmi bagi seluruh pengelola jurnal sekaligus memperkuat peran OJSG INSURI Ponorogo sebagai motor penggerak publikasi ilmiah yang profesional dan berkelanjutan.