Pemberangkatan KPM INSURI ke Kecamatan Ngebel: Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat

20 Juli 2025 00:19
Pemberangkatan KPM INSURI ke Kecamatan Ngebel: Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat
Oleh Admisi INSURI

Insurinews, 16 Juli 2025 - Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tahun 2025. Sebanyak 183 mahasiswa dari berbagai Program Studi secara resmi diberangkatkan menuju Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di halaman utama Kampus INSURI pada Rabu pagi, 16 Juli 2025.

Kegiatan pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Rektor INSURI Ponorogo, Prof. Dr. H. M. Suyudi, M.Ag., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPM adalah wujud nyata dari tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Kehadiran mahasiswa INSURI di tengah masyarakat desa bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk turut membangun dan memberdayakan. Tema KPM tahun ini, ‘Membangun Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat’, selaras dengan semangat kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat lokal,” ujar Rektor.

Para peserta KPM akan disebar ke berbagai desa di wilayah Kecamatan Ngebel selama kurang lebih satu bulan. Mereka akan melaksanakan berbagai program pengabdian, mulai dari pelatihan keagamaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan literasi digital, hingga pendampingan pendidikan anak dan remaja desa.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INSURI, dalam keterangannya menyampaikan bahwa seluruh program KPM tahun ini dirancang berbasis kebutuhan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan. “Kami tidak hanya mengirim mahasiswa, tetapi membawa misi transformasi sosial dan kultural berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Kecamatan Ngebel dipilih sebagai lokasi KPM karena memiliki karakteristik desa yang beragam, dengan potensi wisata, pertanian, dan budaya lokal yang masih kuat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memperkuat potensi tersebut melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Dengan penuh semangat, para mahasiswa tampak antusias dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. KPM ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi konkret bagi kemajuan desa.

INSURI Ponorogo, mengabdi dengan ilmu, berkhidmat untuk negeri.