Persiapkan KPM Internasional 2026, Pimpinan INSURI Silaturahim dengan PCI Muslimat NU Malaysia
INSURI NEWS 15 November 2025 — Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring internasional melalui kegiatan Silaturahim Pimpinan Kampus dengan Ketua PCI Muslimat NU Malaysia sekaligus Pengelola Sanggar Belajar dibawah naungan KBRI Kuala Lumpur. Pertemuan strategis yang berlangsung di Batu Resort, Malang, Jawa Timur ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dr. Jauhan Budiwan, M.Ag.; Ketua LP2M, Kandidat Doktor Tamrin Fathoni, M.Pd.I; Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), H. M. Adib Fuadi Nuriz, Ph.D.; serta para mahasiswa peserta KPM Internasional dua angkatan yang pernah bertugas di Malaysia.
Kegiatan silaturahim ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh terkait pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional di Malaysia yang telah berlangsung selama dua tahun berturut-turut. Selain meninjau capaian dan tantangan yang dihadapi mahasiswa, forum ini juga membahas kelanjutan program kerja sama untuk penyelenggaraan KPM Internasional tahun 2026 mendatang di lokasi yang sama, yakni Sanggar Belajar KBRI, Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I INSURI Ponorogo, Dr. Jauhan Budiwan, M.Ag, menegaskan bahwa keberlanjutan program KPM Internasional merupakan bagian penting dari visi kampus dalam memperluas pengalaman global mahasiswa.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa program KPM Internasional tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi komunitas diaspora Indonesia di Malaysia. INSURI berkomitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan KPM setiap tahunnya,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Sanggar Belajar sekaligus Ketua PCI Muslimat NU Malaysia, Dra. Mimin Mintarsih, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa INSURI selama menjalankan pengabdian di Malaysia.
“Mahasiswa INSURI selalu menunjukkan kedisiplinan, kepekaan sosial, dan semangat belajar yang tinggi. Kami sangat terbantu dengan program ini dan berharap kerja sama dapat terus berlanjut serta semakin diperkuat pada tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momen reflektif bagi mahasiswa yang pernah mengikuti KPM Internasional untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta gagasan pengembangan program di masa depan. INSURI Ponorogo berharap bahwa keberlanjutan kolaborasi ini akan berdampak signifikan bagi pengembangan kapasitas mahasiswa dan pemberdayaan pendidikan komunitas pekerja migran Indonesia di Malaysia.
Dengan komitmen yang semakin kuat, INSURI Ponorogo siap melanjutkan kontribusi global melalui program pengabdian internasional yang lebih inovatif, terstruktur, dan berkelanjutan.